Open Earbuds Mendominasi 2026: Peralihan Dari Isolasi Kebisingan

12

Pasar headphone sedang mengalami revolusi yang tenang. Meskipun earbud peredam bising premium dari merek seperti Apple dan Bose masih unggul dalam kualitas suara, desain telinga terbuka dengan cepat menjadi pilihan utama bagi banyak konsumen. Ini bukan sekadar tren; riset pasar dan pengumuman produk dari CES 2026 mengonfirmasi adanya pergeseran signifikan menuju earbud yang tidak menutup saluran telinga.

Mengapa Earbud Terbuka Mendapatkan Daya Tarik

Selama bertahun-tahun, industri ini fokus untuk memasukkan lebih banyak isolasi kebisingan ke dalam paket yang lebih kecil. Kini, konsumen memprioritaskan kesadaran situasional di samping kualitas audio. Ini berarti mendengarkan lalu lintas saat berlari, tetap terhubung dengan percakapan di kantor, atau sekadar menghindari tekanan tidak nyaman dari eartip yang tertutup rapat.

Pergeseran ini didorong oleh beberapa faktor: kenyamanan, kemudahan, dan meningkatnya kebutuhan akan integrasi tanpa batas antara audio dan kehidupan sehari-hari. Permintaan akan earbud terbuka bukan hanya tentang mendengarkan; ini tentang memiliki pendamping audio konstan yang tidak memutuskan koneksi Anda dari dunia luar.

Pemain Utama dan Inovasi di CES 2026

CES 2026 menunjukkan preferensi yang jelas terhadap desain open-bud. Shokz, Anker, dan JBL semuanya meluncurkan model-model baru, termasuk versi ear-hook yang sporty dan desain clip-on yang inovatif.

  • Shokz OpenFit Pro: Meskipun disebut-sebut sebagai peredam kebisingan, pengujian menunjukkan bahwa produk tersebut tidak bersaing dengan performa ANC sebenarnya. Shokz telah menyesuaikan ekspektasinya.
  • Anker Soundcore Aerofit 2 Pro: Anker berupaya menjembatani kesenjangan tersebut dengan menawarkan bud konvertibel yang beralih antara mode terbuka dan semi terbuka untuk isolasi kebisingan yang dapat disesuaikan.
  • JBL Sense Pro/Lite/Clips: JBL telah menggandakan desain terbuka, menekankan kenyamanan, kejernihan panggilan, dan peningkatan bass. Model clip-on sangat menarik perhatian dengan desain transparan.

Tantangan Peredam Kebisingan

Menambahkan peredam bising aktif (ANC) yang efektif ke earbud terbuka masih menjadi tantangan besar. Produsen sedang bereksperimen dengan pendekatan hibrida, namun isolasi sejati tanpa menutup saluran telinga terbukti sulit. Kuncinya terletak pada menyeimbangkan ANC dengan pengalaman telinga terbuka, sebuah tantangan yang tampaknya akan diatasi Apple dengan peningkatan AirPods 4 yang akan datang.

Masa Depan: Pendamping Audio, Bukan Sekadar Perangkat Mendengarkan

Menurut Jack Liu, kepala PR internasional Baseus, bisnis earbud berkembang lebih dari sekadar pemutaran musik. Fokusnya beralih ke “perangkat pendamping” untuk penggunaan sepanjang hari, berintegrasi secara lancar dengan panggilan, asisten AI, dan interaksi sehari-hari.

Baseus dan Bose memimpin dalam desain clip-on, yang bertujuan untuk mengatasi kualitas suara dan peredam bising dalam faktor bentuk telinga terbuka.

Kesimpulan

Masa depan headphone semakin terbuka. Meskipun bud peredam bising premium akan tetap ada, permintaan akan audio yang nyaman, serbaguna, dan selalu waspada mendorong perubahan besar di pasar. Berharap untuk melihat lebih banyak inovasi dalam desain telinga terbuka, khususnya dalam peredam bising, karena merek seperti Baseus, JBL, dan Apple bersaing untuk menghadirkan pendamping audio terbaik.