OpenAI Meluncurkan Obrolan Grup dengan ChatGPT Seluruh Dunia

13

OpenAI meluncurkan Obrolan Grup dengan ChatGPT kepada semua pengguna berbayar dan gratis secara global, memperluas fitur yang pertama kali diuji minggu lalu. Fungsi baru ini memungkinkan hingga 20 orang untuk berkolaborasi dengan chatbot AI secara real-time, menandai pergeseran menuju pengalaman AI yang lebih sosial dan interaktif.

Kolaborasi dan Penggunaan

Fitur ini dirancang untuk menyederhanakan tugas kolaboratif, seperti perencanaan acara atau bertukar pikiran, dengan mengintegrasikan ChatGPT langsung ke dalam percakapan grup. Tidak seperti interaksi standar, pesan antar pengguna tidak berkontribusi pada batas penggunaan ChatGPT; AI hanya menggunakan kredit saat merespons.

Pembedaan ini penting karena ini berarti kelompok dapat mendiskusikan ide-ide secara luas tanpa menghabiskan kuota berlangganan mereka secara cepat. AI merespons ketika diminta dengan “@ChatGPT” atau hanya dengan memasukkan nama dalam pesan. Pengguna juga dapat mengatur instruksi khusus untuk mengontrol nada dan gaya ChatGPT.

Perilaku AI di Pengaturan Grup

OpenAI telah memperbarui ChatGPT-5.1 Otomatis agar berperilaku lebih alami dalam dinamika grup. Model ini dirancang untuk mengamati alur percakapan dan merespons dengan tepat, menghindari interupsi yang tidak perlu. “Kesadaran sosial” ini merupakan peningkatan penting, memastikan AI tidak mendominasi diskusi namun tetap membantu saat terlibat.

Tindakan Privasi dan Keamanan

Obrolan grup tidak mengambil dari riwayat obrolan pribadi yang ada, sehingga memastikan privasi antara interaksi individu dan kolaboratif. OpenAI berencana untuk memperkenalkan fitur opt-in untuk integrasi memori di masa depan.

Untuk mencegah penambahan yang tidak diinginkan, pengguna harus menerima undangan sebelum ditambahkan ke grup. Perlindungan juga diterapkan bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun, sehingga mengurangi paparan terhadap konten yang berpotensi sensitif.

Implikasi dan Pandangan ke Depan

OpenAI melihat Obrolan Grup sebagai langkah pertama untuk menjadikan ChatGPT sebagai ruang yang lebih komunal. Perusahaan secara aktif mencari cara untuk meningkatkan fitur ini, termasuk manajemen memori yang lebih baik dan integrasi yang lebih dalam dengan alat kolaboratif lainnya. Langkah ini menandakan tren AI yang lebih luas yang semakin tertanam dalam komunikasi sehari-hari dan kerja tim.

OpenAI yakin bahwa pengalaman AI yang dibagikan akan meningkatkan keterlibatan pengguna dan membuka kasus penggunaan baru untuk teknologinya. Keberhasilan fitur ini kemungkinan akan memengaruhi cara perusahaan AI lain melakukan pendekatan terhadap alat AI kolaboratif.