Apple dilaporkan sedang menjajaki kamera di bawah layar untuk iPhone masa depan, yang berpotensi diluncurkan dengan “iPhone 20” tahun 2027. Meskipun konsep ini bukanlah hal baru—beberapa produsen Android telah bereksperimen dengannya—keberhasilan Apple akan sangat signifikan, mengingat kualitas gambar yang sangat buruk dari solusi yang ada.
Kondisi Kamera Bawah Layar Saat Ini
Kamera di bawah layar menempatkan lensa selfie di belakang layar, menghilangkan takik atau potongan. Implementasi awal Android, seperti pada seri Samsung Galaxy Fold dan ponsel gaming dari RedMagic, memprioritaskan tampilan mulus dibandingkan kualitas foto. Hasilnya? Warna kulit pudar, gambar buram, dan performa umumnya di bawah standar. Samsung bahkan meninggalkan teknologi di Galaxy Z Fold 7 terbarunya dan kembali ke teknologi tradisional.
Mengapa hal ini penting: Selama bertahun-tahun, pembuat ponsel telah berjuang untuk menyeimbangkan tampilan layar dengan penempatan kamera. Potensi masuknya Apple dapat merevolusi pasar atau memperkuat gagasan bahwa kamera di bawah layar hanyalah gimmick. Perusahaan ini memiliki sejarah dalam menyempurnakan teknologi yang sulit dihadapi oleh perusahaan lain; jika mereka dapat menghadirkan kamera di bawah layar berkualitas tinggi, hal ini akan meningkatkan ekspektasi di seluruh industri.
Tantangan Unik Apple
Kamera selfie Apple saat ini (seperti kamera Center Stage 18 megapiksel di iPhone 17) menetapkan standar yang tinggi. Menyembunyikan kamera di bawah layar saja tidak akan berhasil; gambar yang dihasilkan harus memenuhi standar Apple. Ini bukan hanya soal spesifikasi—perusahaan telah menunjukkan kesediaan untuk memprioritaskan kinerja kamera bahkan dalam model anggarannya (seperti iPhone Air).
Pertaruhannya tinggi : Apple jarang merilis fitur setengah matang. Jika mereka merilis kamera di bawah layar, kemungkinan besar komponen tersebut berfungsi penuh dan berkualitas tinggi. Hal ini dapat memaksa pesaing untuk memikirkan kembali pendekatan mereka, sehingga berpotensi mendorong inovasi dalam teknologi tampilan dan pemrosesan gambar. Namun, upaya yang dilakukan dengan buruk dapat merusak reputasi keunggulan kamera Apple.
Masa Depan Desain Layar
Evolusi layar ponsel cerdas telah memunculkan notch, cutout, dan bahkan kamera pop-up mekanis. Kamera di bawah layar mewakili langkah logis berikutnya, menawarkan tampilan yang benar-benar tanpa gangguan. Namun teknologi ini harus memenuhi janjinya: gambar dan video yang jernih dan tajam. Jika Apple berhasil, hal ini dapat membuka era baru desain ponsel cerdas yang mulus.
Kesimpulannya, potensi kamera di bawah layar Apple lebih dari sekedar fitur; ini adalah ujian kecakapan teknik. Kemampuan perusahaan untuk mengatasi keterbatasan teknologi yang ada akan menentukan apakah inovasi ini akan menjadi terobosan atau eksperimen lain yang gagal.




























